Selamat Malam sodara-sodara sekalian pengunjung . Jumpa lagi bersama penulis tampan dari pulau sebrang xixixi ..
~~ . Apa itu “Bash” ? atau bahasa inggris nya What is “Bash” ? huehue ..
~~ . “Bash” bukan lah nama orang atau wanita pujaan hati penulis
. Bash adalah sebuah shell, atau interpreter perintah baris , untuk sistem operasi GNU / Linux . Namanya merupakan singkatan dari “Bourne-Again SHell” , diambil dari nama Stephen Bourne , penulis shell Unix /bin/sh .
Shell skrip umumnya ditulis dengan menggunakan teks editor , seperti pico , nano , vi , emacs dll , yang biasanya terdiri dari perintah-perintah dan komentar . Komentar ditandai dengan tanda “#” dan terdiri dari teks yang memberitahu apa yang terjadi .
Berikut ini adalah contoh sebuah shell skrip Bash sederhana :
#!/bin/bash
echo “Hello World”
echo “Ini Script Bash pertama saya”
Simpanlah ke dalam file hello.sh. Kemudian anda dapat membuat skrip tersebut dapat dijalankan, dengan cara :
* Menjalankan bash hello.sh
* Merubah mode file tersebut menjadi dapat dieksekusi , chmod 755 hello.sh , kemudian jalankan dengan cara ./hello.sh
Baris pertama skrip di atas akan menandakan program yang akan mengeksekusi skrip. Baris ini biasanya disebut “shbang”.
Simbol “#!” adalah simbol ajaib yang digunakan oleh kernel untuk mengindentifikasikan program yang akan menginterpretasi baris-baris skrip . Baris ini harus berada paling atas dalam skrip anda.
Anda dapat menggunakan variabel sama seperti pada bahasa pemrograman lainnya . Dalam Bash tidak ada tipe data, sebuah variabel dalam Bash dapat berupa bilangan, karakter, atau string karakter.
Untuk membuat sebuah variabel , anda tidak perlu mendeklarasikannya terlebih dahulu , cukup dengan memberikan nilai kepada referensinya , brarti anda sudah membuat variabel. misalny :
nama=”Bufferdie init3″
Pada contoh di atas, kita telah membuat sebuah variabel nama , yang berisikan nilai “Bufferdie init3″ . Sedangkan untuk mengambil nilai sebuah variabel , dapat dilakukan dengan cara memberikan tanda string di awal variabel sebagai berikut :
echo “$nama”
Berikut ini kita mencoba membuat skrip sederhana :
#!/bin/bash
nama=”Bufferdie init3″
kata=”Hi $nama, apa kabar ni ?” #menyisipkan variabel nama
echo $kata;
Dan hasil nya akan terlihat seperti gambar di bawah ini :

Untuk mengambil input dari user , dalam BASH kita dapat menggunakan perintah “read” . read merupakan sebuah perintah yang digunakan untuk membaca input dari terminal atau dari sebuah file hingga sebuah baris baru . Berikut ini adalah sebuah contoh penggunaan perintah read di atas :
#!/bin/bash
# baca.sh
echo -n “Masukkan nama anda : ”
read nama
echo -e “Hallo $nama, Selamat Datang Di Night-Walker.Org .. kalo mu minuman , silahkan pesan kopi sama omz wadeblack .. xixixixi ..
~~”
simpan file tersebut dengan nama eamt.sh , lalu ubah permissionny agar dapat di eksekusi :
# chmod +x eamt.sh
dan jalankan file tersebut dengan :
#./eamt.sh
maka akan keluar seperti gambar di bawah ini :

Berikut nya , kita akan mencoba menggunakan perintah “if” di BASH programming ini . Bentuk dasar konstruksi if adalah sebagai berikut :
if [ekspresi]; then
kode_jika_ekspresi_benar
fi
Berikut ini adalah sebuah skrip sederhana yang menerapkan konstruksi di atas :
#!/bin/bash
# blajar if di BASH
echo -n “Masukkan sebuah password : ”
read password
if [ $password = "utamenang" ]; then
echo “selamat datang bufferdie , kami siap menjalankan perintah
~~”
fi
dan hasil dari listing program di atas , seperti di bawah ini :

Baiklah sodara-sodara , berhubung saya sudah ngantuk sekali , maka akan berakhir pula lah
artikel tentang pemrograman BASH pada kategori artikel programming di sini . Akhir kata
Selamat Mencoba dan Sampai Jumpa Lagi ..
~~
waw… manja sekali artikelnya ^_^
Keren ni artikelnya!! makasih ya informasinya.. ada lagi gak?? it’s usefull.. c:
tau codingan buat bikin gambar gerak “LOADING” di shell programming ga ?
yg kayak di C++
klo memanggil program lain gmn atau program yang berekstensi sma (.sh)?
misal kita mau buat menu di Shell..
mohon pencerahannya..^_^